Wednesday, 9 September 2015

BELAJAR MENUJU SHALAT KHUSU'



Banyak orang sudah shalat mulai sejak kecil akan tetapi khusu’ sangat sulit dicapai. Ahli shalat mengatakan shalat adalah hidangan lezat yang diberikan Allah kepada hambanya. Kebanyakan kaum muslimin belum bisa merasakan kelezatan sholat. Untuk memperoleh kelezatan shalat hanya bisa dirasakan bila khusu’ dalam shalat sudah dicapai.

"Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman (yaitu) orang-orang yang khusu' dalam shalat-nya " (Al Mukminun : 1 - 2)

Khusu’ adalah menghadapnya hati di hadapan Rabb dengan sikap tunduk dan rendah diri (merasa hina) . (Madarijus Salihin I/520)

PENYEBAB TIDAK KHUSU’ DALAM SHALAT

1. Hati yang sakit karena banyak dosa
2. Memiliki penyakit was-was
3. Tidak tahu arti bacaan sholat
4. Meninggalkan pekerjaan yang belum selesai
5. Mengantuk 
6. Menahan buang air besar atau buang air kecil

CARA  KHUSU’ DALAM SHALAT

Harapan dari penulisan ini adalah meningkatkan kekhusu'an bila biasanya tingkat kekhusu'annya 2 %  maka diharapkan akan meningkat menjadi 10 %. Kemudian meningkat lagi menjadi 20 % dan seterusnya. 

Kiat-kiat khusu' dalam shalat

1. Ikhlas ketika shalat
Iblis menjawab :" Demi kekuasaan-Mu aku akan menyesatkan mereka semua kecuali hamba-hambamu yang muhlis (orang yang ikhlas) diantara mereka " (QS Surat Shod : 82-83)

2. Menghindari dosa dan maksiat
Sebagaimana tubuh yang sakit tidak dapat merasakan makanan lezat. Hati yang sakit karena perbuatan dosa juga sulit merasakan kelezatan hidangan rohani dari Allah yaitu shalat.

3. Mengobati penyakit was-was
Bisikan setan yang kuat menjadikan hatinya was-was (ragu-ragu) jumlah rakaat-nya , ragu-ragu sudah membaca doa tasyahud atau belum. Obatnya di ruqyah (dibacakan AL Qur'an), banyak membaca doa pagi sore dan banyak membaca surat An Nas.

4. Memahami arti bacaan shalat
Memahami arti dari doa yang pendek-pendek dulu seperti takbir , doa ruku, doa sujud, doa i'tidal dan doa duduk diantara dua sujud seta salam. Selanjutnya hafalkan arti al Fatihah karena ini merupakan rukun-nya shalat. Kemudian menghafalkan doa tasyahud, shalawat, doa iftitah dan doa sebelum salam.

5. Merasa diawasi Allah
menyakini Allah mengetahui apa yang dibicarakan oleh hati kita ketika shalat. Tingkat ihsan tertinggi yaitu shalat seakan-akan melihat Allah dan tingkatan kedua ketika shalat merasa dilihat Allah.

6. Pandangan mata ke tempat sujud
Mengkonsentrasikan pandangan ke tempat sujud tidak melirik ke kanan dan ke kiri. dan tidak memejamkan mata ketika shalat.

7.  Sholat diawal waktu
Orang yang segera shalat diawal waktu menunjukkan hatinya hidup , semangat mengerjakan shalat dan insyaallah akan khusu'

8. Menjahui semua perkara yang mengganggu ketenangan hati
contoh kompor dimatikan dulu, bayi diletakkan ditempat yang aman, hand phone dimatikan, televisi di matikan

PENUTUP
Semoga tulisan ini bisa menjadikan penulis lebih khusu' dalam shalat dan bermanfaat untuk pembaca


.

0 komentar:

luvne.com luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.comnya.com.com